Showing posts with label lifestyle. Show all posts

Origami dan Manfaatnya Bagi Kesehatan Pikiran

Seperti yang sudah Anda ketahui, origami merupakan seni melipat kertas yang terkenal berasal dari serta dikembangkan di Jepang. Sebagai hobi origami memang terlihat mudah dan sangat sepele, tapi jika dilihat sebagai sesuatu yang mendidik, origami memiliki peran yang sangat besar. Wah apa saja sih manfaat dari seni melipat kertas ini?













Seperti yang telah dilansir oleh simpleepaper origami merupakan seni melipat kertas menjadi suatu bentuk atau gambaran tertentu seperti hewan, tumbuhan, tokoh kartun, ataupun benda-benda lainnya. Sebuah hasilorigami merupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti. Melalui origami ini Anda akan belajar tentang banyak hal terutama tentang kesabaran. Anda akan juga bisa mengembangkan daya imajinasi, keterampilan tangan, melatih motorik halus, serta belajar untuk menghargai suatu karya.
Ternyata, origami ini juga dipercaya untuk menambah kecerdasan seseorang. Origami dapat meningkatkan kemampuan matematika. Dalam proses lipat-melipat pasti terjadi perhitungan, membagi kertas menjadi beberapa lipatan, atau bagaimana membagi kertas tersebut menjadi beberapa bagian yang sama besar. Setelah itu ketika sebuah hasil lipatan origami yang sudah jadi dibuka kembali, akan terlihat pola-pola simetris dari garis bekas lipatan. Ini jelas merupakan bagian dari pembelajaran matematika.
Dragon Origami
Origami ini juga wujud pembelajaran seni. Anda juga akan belajar memahami proses lewat origami ini. Sebuah pelajaran paling penting yang bisa diambil ialah dalam hidup ini tidak ada yang instan. Semua pasti ada tahapan yang harus dilalui. Anda akan belajar tentang perjuangan dan menjadi seseorang yang tidak pantang menyerah. Tertarik mencoba?

Source : Japanese Station








Oct 19, 2014
Posted by Shefrylouv

Bento, Nasi Kotak Asal Jepang dan Sejarahnya

Membawa bekal makanan saat berpergian keluar rumah adalah kebiasaan yang hemat dan praktis. Di Jepang, bekal yang dibawa dalam kotak kayu tersebut dinamakan BentoBento-pun saat ini menjadi populer tidak hanya di negara asalnya.








Di Indonesia sendiri bento sangat terkenal. Bahkan bento menjadi bisnis kuliner unik, karena banyak yang mengkreasikan bento ke dalam berbagai bentuk menarik dan menggoda. Tapi, sebenarnya bagaimana asal-usul bento tercipta? Dilansir dari mengenaljepang.wordpress.com, inilah asal usul mengenai bento.
Sejak tahun 1568-1600-an orang Jepang mulai mengenal gaya hidup memakan santapan di luar rumah. Makanan yang dibawa tersebut diletakkan dalam kotak kayu yang dipernis. Kemudian kebiasaan ini mulai dikenal sebagai kebiasaan makan praktis yang dilakukan dalam upacara minum teh atau dikenal dengan hanami.
Lalu pada zaman Edo di tahun 1600-1800-an, kebudayaan bento semakin meluas di kalangan rakyat Jepang. Pada zaman itu bila berwisata atau berpergian, orang Jepang akan membawa bekal praktis atau bento kemudian ditaruh pada pinggang mereka. Bento yang diletakkan dipinggang disebut koshiko bento. Biasanya koshiko bento berisi onigiri. Pada saat itu juga dikenal jenis bento yang dinamakan makunouchi bento.
Traditional Bento
Dinamakan seperti itu karena bento dibawa sebagai bekal menonton pertunjukkan noh dan kabuki kemudian dimakan pada waktu maku atau pergantian layar panggung. Dan lambat laun kebiasaan membawa bento menyebar luas. Hingga bento popular di kalangan pelajar. Mereka pergi ke sekolah dengan membawa bento.
Namun, pada tahun 1912 hingga 1926, saat perang dunia pertama terjadi kebiasaan membawa bento dihentikan karena timbul gerakan sosial yang melarang membawa bekal ke sekolah. Hal ini dianggap menimbulkan kesenjangan sosial antara orang kaya dan orang miskin karena menjadi ajang pamer kekayaan.
Kemudian bento kembali populer di tahun 1980-an. Dan sejak saat itu mulai banyak toko yang menjual bento. Isi bento-pun mulai variatif tidak hanya onigiri saja. Lauk-pauk bento mulai beragam disajikan. Serta bento mulai dikreasikan dengan dihias menggunakan sosis dan nori.

Bahkan saat ini para ibu rumah tangga mulai kreatif menyiapkan bento sebagai bekal. Bentuk bento-pun kini tidak hanya nasi dan lauk pauk yang diletakkan begitu saja di kotak melainkan dibentuk seperti binatang, buah, atau karakter kartun yang menarik.

Source : Japanese Station
Oct 6, 2014
Posted by Shefrylouv

Ingin Disukai Wanita Jepang? Jangan Pakai Aksesoris Ini

Wanita suka menggunakan aksesoris, tetapi pria jauh lebih terbatas. Bahkan dengan pilihan terbatas ini, banyak yang terlihat mencolok atau tidak menarik bagi wanita. 


Berikut adalah beberapa aksesoris fashion pria yang tidak disukai wanita, menurut wanita Jepang berusia 20-an dan 30-an yang dilansir dari muripo.com:
Cincin atau kalung dengan desain tengkorak
Itu seperti anak SMP yang baru saja mengenal dunia mode, itu payah” (wanita 28 tahun)
Kalung salib
Tampaknya narsis” (wanita 31 tahun)
Tindik pada satu telinga
Saya pergi ke rumah sakit ketika terkena flu, dan dokter muda di sana ditindik dengan berlian besar pada salah satu telinganya. Itu menyeramkan” (wanita 29 tahun)
Kalung rantai emas
Para pemain Baseball memakainya, tetapi kalung tersebut terlihat kurang bagus ketika orang-orang biasa memakainya” (wanita 26 tahun)
Rantai dompet
Saya benci suara yang ditimbulkan setiap mereka melangkah” (wanita 24 tahun)
Jadi aksesoris apa sebenarnya yang populer, atau setidaknya dapat diterima?
Selama itu bukan emas
Emas itu terlihat terlalu mencolok, logam lainnya tidak masalah” (wanita 26 tahun)
Cincin pernikahan
Saya tidak suka pria yang memakai aksesori, tapi cincin pernikahan memiliki makna bagi mereka, jadi saya pikir itu bagus” (wanita 26 tahun)
Source : Japanese Station

Sep 20, 2014
Posted by Shefrylouv

5 Kesalahan Turis Saat Berkunjung ke Jepang

Bisa berkunjung ke Negeri Sakura, Jepang, tentu menjadi mimpi bagi banyak orang. Tak hanya ingin menikmati pemandangan alam, atraksi wisata dan banyak fasilitas umum serba canggih di Jepang, turis yang biasa berkunjung ke Jepang pun biasanya berharap bisa mencicipi sedikit dari kebiasaan dan adat istiadat Jepang yang khas itu.
Sejak lama, urusan etiket dan tradisi memang menjadi ciri khas yang sangat kental yang dimiliki Jepang. Dan sebagai pendatang, sudah seharusnya para turis memiliki sedikit pengetahuan dasar tentang kebiasaan yang biasanya dilakukan warga Jepang. Bisa saja, gestur tubuh yang dianggap biasa di Indonesia, ternyata dianggap tak sopan di Jepang.
Karena itu, bagi Anda yang berencana mengunjungi Jepang, ada baiknya Anda memperhatikan lima kesalahan yang biasa dilakukan turis saat berkunjung ke Jepang. Setelah membaca ini, semoga saat tiba di Jepang, Anda sudah memahami dan melakukan hal yang seharusnya dilakukan.
1. Salah memberikan kartu nama.
Di banyak negara, termasuk Indonesia, saat anda menyerahkan kartu nama Anda kepada orang lain, Anda tidak diharuskan melakukan gestur tertentu. Tapi di Jepang berbeda. Bagi warga Jepang, kartu nama adalah cerminan dari pribadi pemiliknya. Karena itu, saat menerima kartu nama, ulurkan dua tangan Anda sambil berhadapan dengan si pemberi kartu nama. Setelahnya, sempatkan melihat kartu tersebut sebelum menyimpannya.
2.  Celupkan bagian beras dari sushi terlebih dahulu.
Sushi adalah makanan khas Jepang yang hampir bisa ditemukan di setiap sudut Negeri Sakura itu. Tentu saja, sumpit menjadi alat utama saat menyantap makanan Jepang, termasuk sushi. Salah satu jenis sushi yang dibungkus nori yang biasa disebut nigiri sushi kerap disajikan dengan saus kecap. Dan untuk mencegah nasi dalam sushi pecah berantakan, putarlah sushi ke bagian bawah dan celupkan ke saus. Lakukan dengan hati-hati karena jika pecah, itu akan dianggap menghina chef yang mengolahnya.
3. Jangan salah melipat kimono.






Jika Anda berencana menginap di penginapan tradisional Jepang, maka Anda kemungkinan akan disarankan memakai yukata, kimono ringan berbahan katun. Ketika Anda mengenakannya, jangan lupa perhatikan cara Anda melipat kimono di tubuh Anda. Pastikan Anda melipat sisi kiri kimono menuju ke sisi kanan. Karena jika Anda melakukan sebaliknya, hal itu biasanya dilakukan untuk jenazah.
4. Jangan menancapkan sumpit secara vertikal ke dalam mangkuk nasi.






Dalam ajaran Budha, menancapkan sumpit secara tegak lurus vertikal ke dalam tumpukan nasi dalam mangkuk akan dianggap sebagai tindakan mempersembahkan makanan kepada mereka yang sudah meninggal dunia. Sebaliknya, tidurkan sumpit secara horisontal melintang di permukaan mangkuk nasi.
5. Jangan melepas alas kaki di luar pintu.
Di banyak rumah di Jepang, tuan rumah biasanya akan meminta Anda melepaskan alas kaki sebelum masuk ke dalam rumah. Tapi ingat, jangan lepaskan alas kaki Anda di bagian luar pintu atau rumah. Karena dengan begitu, anda akan membawa kotoran dari luar ke dalam. Tindakan ini akan dianggap menghina tuan rumah.

Source : Japanese Station




Sep 18, 2014
Posted by Shefrylouv

10 Tips Fashion Jepang Untuk Para Cowok

Tertarik untuk mengetahui 10 tips fashion Jepang untuk kaum Adam? Menurut Mademan, berikut beberapa tips populer yang bisa kalian terapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk memberikan sentuhan ‘Jepang’ dalam gaya busana kalian.
1.Gunakan apa yang kalian suka
Ingin mengenakan kaos garis dengan jaket kotak-kotak? Silahkan saja. Salah satu poin yang membuat fashion Jepang menarik adalah kebutuhan untuk mengenakan pakaian yang paling mencerminkan diri sendiri. Jadi kenali diri kalian dan bereksperimenlah!

2.Mencoba sentuhan punk dan emo. 
Ini merupakan salah satu top tips untuk anak muda yang ingin mencoba fashion Jepang. T-shirt bergambar band tertentu, motif kotak-kotak, serta warna-warna gelap dan terang yang merepresentasikan gaya punk dan emo. Bereksperimenlah juga dengan warna dan model rambut.



3.Pertimbangkan untuk mengenakan rok. 
Di Jepang, salah satu trend yang cukup populer di antara para cowok adalah mengenakan rok seperti kilt bagi orang Skotlandia. Jangan dulu melotot, karena dewasa ini tak aneh jika cowok mengenakan rok. Hanya saja pilihlah rok dengan warna-warna solid dan kombinasikan dengan celana jeans untuk tetap memperoleh tampilan yang manly.

4.Pilih warna gelap. 
Tips ini khususnya bagi para cowok yang ingin mencoba gaya punk atau emo. Namun perlu diketahui juga sama sekali tak biasa bagi orang Jepang untuk berpakaian seluruhnya warna hitam.


5.Tahu perbedaan antara pakaian kasual dan pakaian kerja. 
Cowok Jepang tak akan mengenakan kaos bergambar band favoritnya di tempat kerja.

6.Kenakan warna netral. 
Warna hitam boleh saja populer, namun warna netral lainnya seperti putih dan abu-abu juga cukup populer. Begitu juga dengan coklat kekuningan. Tips ini khususnya bagi para cowok yang cenderung menghindari warna-warna terang atau cerah yang terlalu mencolok.

7.Coba beberapa pola yang berbeda. 
Cowok Jepang biasanya mengenakan motif kotak-kotak, garis-garis, maupun motif kabur. Namun cowok beraliran punk dan emo biasanya mengenakan motif polkadot dan motif lain yang cocok untuk anak muda.

8.Berinvestasi dengan jaket. 
Di Jepang, tren model jaket cepat sekali berganti. Namun jaket kulit yang pas dengan bentuk tubuh biasanya terus menjadi tren.

9.Aksesoris. 
Item ini menjadi item paling penting dalam tips fashion Jepang. Kenakan aksesoris yang kalian inginkan. Banyak orang Jepang mengenakan kacamata sekalipun matanya tidak rusak, dan mengenakan jam walau tak pernah digunakan.


Source : Japanese Station


Sep 17, 2014
Posted by Shefrylouv

Designer Ferrari Rancang Kereta Super Mewah di Jepang

Apa yang akan terjadi ketika kalian meminta desainer mobil-super untuk merancang kereta super mewah? Ajaib, jika dilihat dari gambaran yang telah dirilis oleh perusahaan kereta api Jepang JR East.


Ken Okuyama, lahir di Yamagata, yang sudah sangat dikenal dalam lingkup desain automobil, direkrut untuk merancang Cruise Train terbaru dari perusahaan tersebut yang rencananya akan diluncurkan pada musim semi 2017.
Dengan kapasitas maksimum 34 penumpang, Cruise Train akan membawa 10 gerbong yang terdiri dari 5 suite, 1 deluxe suite, 2 gerbong berdinding kaca, serta gerbong makan dan lounge.














Okuyama telah bekerja sebagai kepala desain untuk General Motors, desainer senior untuk Porsche AG dan direktur desain untuk Pininfarina, perusahaan dibali Ferrari Enzo dan Maserati Quattroporte. Menurut perusahaannya, Ken Okuyama Design, dia ingin menciptakan kereta yang membuat penumpangnya “menghargai aliran ruang dan waktu,”, sambil menikmati pemandangan dan budaya Jepang selama perjalanan.
Salah satu fitur unik dalam kereta ini adalah gerbong observasi di bagian depan kereta, yang membuat penumpang dapat melihat jalur kereta didepannya. Gerbong observasi lainnya ada di bagian belakang kereta.

JR Rail mengatakan kereta tersebut akan diisi dengan furnitur yang menggambarkan keagungan budaya tradisional Jepang. Misalnya saja lounge, akan dihiasi dengan pola kurva yang anggun dan menampilkan dekorasi yang terinspirasi dari pepohonan.

Semua suite akan memiliki kamar mandi pribadi dengan shower dan toilet, tapi di atas ruang tidur deluxe suiteyang diisi oleh 4 orang, terdapat lantai terpisah. Di bagian bawah ada 2 tempat tidur double, dan di bagian atas ada ruang makan bergaya Jepang dengan kursi yang menjadi satu dengan lantai. Kereta ini akan berjalan di rel elektrik dan non elektrik.


Tak sabar menunggu hingga 2017?
Cruise Train dari JR East ini bukanlah kereta Jepang pertama yang memiliki jalur super mewah. Kereta Seven Stars dari JR Kyushu yang menampilkan elemen desain ala Jepang dan Barat, sudah terlebih dulu menyentuh rel pada musim gugur 2013. Kereta yang satu ini hanya berjalan di pulau Kyushu saja dan memiliki 14 kamar tamu mewah, 2 deluxe suite, 3 presidential suite, gerbong lounge, gerbong makan dan bar. Penumpang dapat memilih antara paket perjalanan 2 atau 3 hari. Nama “Seven Stars” merepresentasikan 7 prefektur di Kyushu, 7 gerbong kereta, dan 7 atraksi wisata utama di pulau tersebut (alam, kuliner, pemandian air panas, sejarah/budaya, spiritual, keramahan lokal, dan sightseeing). Mereka yang ingin naik Seven Stars ini harus mendaftar secara online. Harganya mulai 180.000 yen ($1.785) per-orang untuk perjalanan selama 2 hari. Tak ada sistem “siapa cepat dia dapat” disini. Perusahaan tersebut berkata jika jumlah peminat melebihi kapasitas, maka akan diadakan undian untuk memilih penumpang.
Source : Japanese Station
Sep 16, 2014
Posted by Shefrylouv

Spot Wisata Menarik di Jepang, Perpaduan Futuristik dan Budaya Tradisional

Jika Anda berniat mengisi liburan dengan mengunjungi Jepang, ini adalah pilihan tepat. Banyak hal menarik yang bakal Anda temukan di sana. Jepang dengan tampilan futuristik ini juga menyembunyikan wisata kuil-kuil kuno, dan kuliner yang menggiurkan. Anda pun bisa ikut merasakan seremonial minum teh dengan para Geisha.

Selain udara sakura, penduduk Jepang yang ramah pun akan membuat betah, atau bahkan menambah waktu liburan Anda. Berikut hal paling menarik yang dapat Anda lakukan dan temui di Jepang.

1. Situs kuno Kyoto














Kyoto dibanjiri dengan sisa sejarah dari kekaisaran Jepang. Salah satunya adalah kuil Kinkakuji dengan kolamnya yang indah. Total ada 17 situs wisata yang merupakan warisan budaya di Kyoto.

2. Sarang galeri seniman lokal

 


Untuk pengagum kesenian, silakan mengunjungi Naoshima. Sebuah kota yang dipenuhi dengan galeri yang memamerkan karya para seniman lokal Jepang. Tidak hanya galeri seni, kota ini juga memiliki kolam-kolam menarik yang sering menjadi tempat bersantai para wisatawan.

3. Kuliner





Meski makanan tradisional Jepang seperti sushitempura, dan kaiseki menjadi daftar kuliner yang wajib dicoba saat berkunjung ke Jepang, Anda juga harus mencoba menu lain. Mi ramen. Salah satu gerai yang terkenal di Jepang adalah “B-Grade Gourmet”. Para pengunjung bahkan rela antre berjam-jam hanya untuk mencicipi hidangan lezat ini.
4. Niseko















Tempat ini termasuk area kecil, namun menjadi tempat yang memiliki salju paling putih di Jepang. Saat musim dingin, Anda berkesempatan untuk bermain ski dan mendaki gunung es. Sementara itu, untuk musim panas, Niseko menawarkan arung jeram, hiking, bersepeda, atau berendam di mata airnya yang kaya mineral.

5. Penginapan tradisional















Jika ingin benar-benar menikmati suasana Jepang, pilih untuk menginap di rumah tradisional dengan lantai tatami, atau anyaman jerami. Penginapan yang sering disebut ryokan ini akan memanjakan Anda dengan makanan khas, kolam air hangat, dan atmosfir tradisional yang kental.

Source : Japanese Station
Sep 15, 2014
Posted by Shefrylouv

- Copyright © SHEFRYLOUV | SHARE WHAT YOU LOVE - Powered by Blogger -